Jumat, 12 Desember 2008

Gusnul Soal Pemain Cenderung Nyantai, Belum Ada rekom Seleksi




KRC Sport,MALANG -
Di antara enam pemain seleksi Arema, gelandang asal Rumania Leo Chitescu dan sayap kiri Didi Paroy disebut-sebut paling berpeluang dikontrak. Keduanya dinilai punya skill di atas pemain seleksi lainnya.

Meski begitu, pelatih Arema Gusnul Yakin tidak mau terburu-buru memberikan rekomendasi terhadap keduanya. Desakan berbagai pihak seperti agen agar secepatnya menjatuhkan keputusan kontrak tidak digubris mantan arsitek Persibo Bojonegoro itu. "Banyak suara yang meminta saya segera memberikan rekomendasi kontrak kepada manajemen. Tetapi, saya tidak mau tergesa-gesa," tandas dia usai latihan kemarin pagi di Stadion Gajayana.

Gusnul tidak mau terburu-buru lantaran tidak mau menanggung risiko di kemudian hari. Ia memilih terus memantau kemampuan pemain seleksi sampai dia yakin bahwa si pemain itu benar-benar bagus dan layak dikontrak. "Kalau cepat-cepat (memberi rekomendasi), nanti kalau pemainnya jelek, saya disalahkan," ucap pelatih yang tinggal di perumahan Sawojajar ini.

Lantas, sampai kapan ada keputusan kontrak? Gusnul mengatakan, melakukan seleksi harus benar-benar selektif. Dengan demikian, Arema bisa mendapatkan pemain yang benar-benar berkualitas. "Kalau pemain nggak betah ikut seleksi lama, ya nggak masalah karena itu memang konsekuensi ikut seleksi di Arema," ucapnya.

Memberikan kesempatan yang lama kepada pemain seleksi bukan pengalaman baru bagi Gusnul. Ketika menukangi Persibo, dia kerap tidak segera mengajukan rekomendasi kontrak untuk pemain seleksi. Bahkan, pernah pemain mengikuti seleksi di Persibo hampir satu bulan. Namun, di balik itu, Gusnul mendapatkan pemain yang bagus. Pengalaman di Bojonegoro itu sekarang dipraktikkan di Arema. "Saya sengaja memberikan cara seleksi seperti ini. Loyalitas pemain bisa diketahui dengan seleksi yang cukup panjang," ucap mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.

Saat ini di deretan pemain lokal, selain Didi Paroy, yang ikut mengadu nasib di Arema adalah Heri Kambuaya (mantan pemain Persiram Raja Ampat Papua), Erol Simona Pende (mantan pemain tim PON Papau Barat), dan Bambang Tri Sanjaya (mantan pemain PSMS Medan). Untuk pemain asing, di samping Leo Chitescu yang pernah membela PSM Makassar dan Persib Bandung, Moses Nyeman dari Liberia juga ikut seleksi. (yy)

Jumat, 08 Februari 2008

Gonjang Ganjing Sepakbola Tanah Air



KRC,JAKARTA,
Menpora Adhiyaksa, meminta agar pertandingan Liga Jarum dipindahkan ke daerah, bila tidak bisa menjaga stablitas keamanan. Sementara " Saya akan panggil pengurus PSSI dan Panitia, untuk menghentikan pertandingan di Senayan bila, pertandingan sepakbola terus rusuh, tandas Menpora pada wartawan di Jakarta.
Sementara Polda Metro Jaya akhirnya melarang pertandingan final Liga Djarum Indonesia antara PSMS Medan melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang sudah dijadwalkan berlangsung Sabtu (9/2)Larangan ini buntut kematian seorang suporter Persija Jakarta saat pertandingan semifinal hari Rabu (6/2) lalu. "Pertandingan bukan dibubarkan, tapi tidak boleh diadakan di Jakarta karena melihat perkembangan yang terjadi dan dilihat dari berbagai aspek, banyaknya suporter yang brutal yang membawa senjata tajam," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) I Ketut Yoga Ana di Jakarta, Jumat (8/2).Dia menjelaskan, kebrutalan suporter sudah melewati batas toleransi, apalagi saat pertandingan semifinal kemarin banyak yang membawa senjata tajam. "Kalau seperti ini kita berat memberikan izin untuk pertandingan besok," tambahnya.Mengenai kapan dan dimana pertandingan final akan dipindahkan, Yoga Ana mengemukakan, itu adalah urusan PSSI. Demikian halnya dengan tiket pertandingan yang sudah terlanjur dibeli, semuanya urusan PSSI. "Itu urusan PSSI," ungkapnya.(don)

Rabu, 23 Januari 2008

Pakai Baju Santri Suporter Aremania Dukung Arema ke Sidoarjo


<




KRC, Malang



Delapan Ribu Aremania hari ini menyerbu Sidoarjo untuk mendukung Arema saat berlaga melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (23/1). "Kami datang tak membawa atribut Arema sesuai larangan PSSI," kata Haji Slamet Karim, Aremania Korwil Tongan, Rabu (23/1).Menurut Haji Slamet, Aremania akan mendatangi Stadion Gelora Delta dengan mengenakan sarung, baju takwa, baju batik dan pakaian khas Bali. Pemakaian baju takwa dan batik ini sebagai simbol bahwa Aremania bisa tertib dan santun. "Selama pertandingan dijalankan sesuai dengan aturan, Aremania tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang merusak," ujarnya.Berdasarkan pantauan Tempo, ribuan Aremania ke Sidoarjo menaiki bus, kereta api dan mobil pribadi. Sekitar 2.000 Aremania telah berangkat dengan menggunakan Kereta Api Tumapel dari Stasiun Kota Baru Malang. Mereka terlihat memakai baju koko, baju batik, dan pakaian khas Bali. "Aremania muslim pakai baju koko. Aremania Nasrani pakai batikdan yang Hindu pakai baju khas Bali," kata Nanang, Aremania dari Polehan.Di Posko Tim Advokasi dan Perjuangan Aremania se-Malang Raya di depan Stasiun Kota Baru diberangkatkan sekitar 25 bus Aremania dan puluhan kendaraan pribadi. Mereka berangkat secara rombongan. Setiap anggota rombongan dilengkapi dengan ID Card.Selain secara rombongan, diperkirakan banyak Aremania yang akan datang dalam kelompok-kelompok kecil maupun individu. Mereka akan berangkat menggunakan kendaraan umum dan kendaraan pribadi. (rd)

Senin, 21 Januari 2008

Petenis Roger Kalahkan Cheka




.
KRC, MELBOURNE–


Petenis putra peringkat satu dunia Roger Federer melaju ke perempat final turnamen Australia Terbuka. Petenis Swiss itu mengalahkan pemain Cheka, Tomas Berdych, dengan skor 6-4, 7-6, 6-3, Senin (21/1). Meskipun berhasil memenangi pertandingan tiga set langsung, Federer merasa kesulitan menggulingkan petenis nomor 13 dunia itu.
Petenis yang sedang membidik gelar grand slam ke-13 dan hat-trick di Australia Terbuka itu berhasil menyelamatkan dua kali set point pada set kedua. “Jujur saja, dia (Berdych) bermain lebih bagus pada set kedua,” kata Federer. “Dia memimpin lebih dulu, dan bermain bagus dengan mematahkan servis. Pada akhirnya, mungkin dia memilih pukulan yang salah. Sayang sekali bagi dia, tapi bagus bagi saya sehingga dapat menang straight set.”
Di set pertama, Federer menang cukup mudah. Namun, di set kedua, ia tertinggal 3-0 sebelum akhirnya memaksakan tiebreak. Berdych bahkan sudah unggul 5-2 saat tiebreak, tapi terkejar menjadi 6-5 akibat bola darinya menyangkut net. Sebuah pukulan darinya terlalu ke belakang dan kedudukan menjadi memberikan poin penting 7-6. Federer akhirnya menutup set kedua ini dengan poin 9-7. Set ketiga tidak lagi menjadi tantangan berarti bagi Federer. Ia pun menyudahi pertandingan dalam waktu hampir dua jam.
Federer mengaku begadang hingga larut malam untuk melihat siapa pemenang antara Lleyton Hewitt dan Marcos Baghdatis di putaran ketiga, yang belum selesai hingga pukul 04.33 dini hari (atau pukul 00.33 WIB). Ia mengaku, salah satu faktor kemenangannya adalah karena pendukungnya yang nggak ada matinya. Di perempat final, Federer akan menghadapi peringkat ke-12 dunia asal Amerika, James Blake.(jj)

Rabu, 16 Januari 2008

Suporter Ngamuk laga Persiwa Vs Arema Terhenti







KRC, Kediri



- Duel Arema Malang versus Persiwa Wamena terpaksa dihentikan pada menit ke-71, saat skor 2-1 untuk Persiwa. Pasalnya, beberapa suporter yang menggunakan atribut Arema masuk lapangan dan memukul wasit.
Tak berhenti di situ. Penonton yang tak puas karena pertandingan terhenti sementara, melakukan aksi pembakaran terhadap iklan-iklan di pinggir lapangan dan juga jaring gawang sehingga Stadion Brawijaya yang merupakan markas Persik Kediri itu dipenuhi asap hitam.
Dalam laga babak delapan besar Kompetisi PSSI Divisi Utama Liga Indonesia (Ligina) XIII/2008, Arema mendominasi pertandingan. Mereka sempat lebih mencetak gol lewat Patricio Morales, tapi wasit menganulirnya karena striker tersebut dinilai lebih dulu melakukan pelanggaran hand-ball.
Setelah itu, justru Persiwa yang unggul lewat gol sundulan Mariano Oscar. Tertinggal, Arema berusaha bangkit dan terus melancarkan tekanan.
Menjelang babak pertama usai, Morales kembali mengoyak jala Persiwa. Tapi, hakim garis mengangkat bendera tanda Morales tertangkap offside.
Ini memantik kemarahan pendukung Arema. Tiba-tiba saja ada seorang penonton masuk ke dalam lapangan dan menonjok tengkuk hakim garis satu yang langsung terjatuh dan terpaksa ditandu ke luar lapangan.
Di babak kedua, kedua tim tetap menampilkan permainan indah. Arema kembali mencetak gol lewat Mbamba, tapi lagi-lagi dianulir.
Setelah itu, giliran Persiwa yang menggandakan keunggulan. Sundulan Rumaropen tak kuasa dihalau kiper Hendro Kartiko.
Tapi keunggulan 2-0 tak bertahan lama. Hanya semenit berselang, sontekan Mbamba menyambut umpan silang dari sayap kiri menjegol gawang Persiwa.
Gol tersebut memantik semangat para pemain "Singo Edan" yang tak pernah lelah melancarkan serangan. Pada menit ke-71, sebuah umpan silang dari sayap kiri membentur mistar gawang.
Tapi hakim garis menilai bola lebih dulu meninggalkan lapangan sehingga dia mengangkat bendera. Ini membuat suporter Arema marah dan melempar wasit tersebut yang akhirnya jatuh.
Inilah awal kerusuhan. Pasalnya, setelah itu beberapa orang suporter berlari ke tengah lapangan untuk memukul beberapa pemain Persiwa dan wasit yang kemudian meluas hingga terjadi aksi pembakaran. (adb/jj)

Selasa, 15 Januari 2008

Gila bola


Senin, 14 Januari 2008

Bendol Pelatih Timnas



.
KRC,Jakarta

- Mantan pelatih Persita Tangerang, Benny Dollo, ditetapkan sebagai pelatih tim nasional (timnas) sepakbola senior, menggantikan Ivan Kolev yang dipecat beberapa waktu lalu. Bendol, demikian panggilan akrab pelatih bertubuh subur itu, diikat kontrak selama dua tahun dengan bayaran sekitar Rp 50 juta per bulan.
Hal itu diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Sukasah, didampingi Wakil Ketua BTN Hamka B Kady, dan Manajer Teknik Iswadi Idris dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (14/1). Terpilihnya Bendol menjabat arsitek tim Merah Putih itu berarti menyingkirkan satu kandidat lainnya, Pelatih Rahmad Darmawan, yang baru saja juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC.
Selama 2 tahun menangani timnas, Bendol ditargetkan juara pada turnamen antarnegara ASEAN (Piala AFF) 2008, Desember mendatang, di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand. Selain itu, ia juga ditargetkan meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar, yang babak kualifikasi turnamen itu dimulai tahun 2009.
Rahim mengatakan, salah satu pertimbangan dipilihnya Bendol adalah karena yang bersangkutan tidak dalam posisi terikat kontrak dengan klub. Sementara Rahmad saat ini masih terikat kontrak di Sriwijaya FC, yang akan berakhir November 2008. (jk)