KRC, Pasuruan
Lima instansi di lingkungan Pemkot Pasuruan kembali dibuat kelabakan dengan sorotan BPK. Lagi-lagi soal piutang daerah. Muncul temuan piutang sebesar Rp 8,9 miliar yang dinyatakan tidak tertib, dan menimbulkan selisih data dengan catatan di bank yang ditunjuk sebagai rekanan.
Secara blak-blakan, BPK menuding pemkot belum juga bisa tertib dalam pengelolaan piutang daerah. Ini tergambar jelas dalam temuan lembaga pemeriksa keuangan untuk APBD tahun anggaran 2008 lalu.
Angka akumulasi piutang yang menjadi kewenangan pemkot sejak tahun 2001 mencapai Rp 8,9 miliar lebih. Versi BPK sejak tahun itulah, mekanisme pencatatan piutang belum bisa tertib.
Dalam laporan hasil pemeriksaannya, BPK menyatakan munculnya piutang tersebut merupakan hasil dari piutang pinjaman dari APBD yang diberikan
kepada masyarakat. Khususnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Koperasi dan
para pengusaha informal.
Bantuan pinjaman itu diberikan yang diberikan sejak tahun 2001 sampai dengan tahun 2008. Pinjaman UKM masing-masing dengan masa jatuh tempo 2 tahun.
Sehingga semestinya pinjaman tahun 2001 telah jatuh tempo pada tahun 2003, pinjaman tahun 2003 jatuh tempo tahun 2005. Begitu juga untuk pinjaman tahun 2006 jatuh tempo tahun 2008.
Namun kenyataannya, sampai dengan pemeriksaan berlangsung atas piutang pinjaman tersebut masih banyak yang menunggak atau belum lunas. BPK terang-terangan menyebut banyaknya piutang yang belum lunas disebabkan oleh proses pengelolaan piutang yang tidak tertib.
Sebagai bukti konkretnya, dalam neraca per 31 Desember 2008 yang menunjukkan bahwa saldo piutang tersebut tidak mampu menyajikan
keadaan yang sebenarnya.
Menurut BPK, ada selisih antara saldo bank dengan saldo piutang dari instansi atau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang mengeluarkan piutang. Yakni dinas koperasi dan PKM, bagian ekonomi, dinas pertanian, dinas peternakan, dan juga disperindag.
Imbas temuan ini, BPK RI mengeluarkan rekomendasi penting kepada wali kota Pasuruan. Diantaranya untuk tegas memperingatkan tim pelaksana distribusi piutang di semua SKPD sejak tahun 2001 lalu.
Selain itu, pemkot dituntut untuk segera membentuk tim pemantauan piutang untuk meningkatkan upaya penagihan kepada debitur yang menunggak. Di tahun 2009 ini, pemkot juga diminta menggelar koreksi total atas selisih piutang yang masih ada.
Atas koreksi tersebut, pemkot sendiri menyatakan sudah menjalankan beberapa rekomendasi penting yang sudah dikeluarkan oleh BPK. "Tentang piutang di setiap SKPD, meski sekarang ini sebagian sudah berubah tetap akan dilakukan penagihan secara rutin," jelas Kabag Humas M. Ichwan Chairat.
Tentang angka selisih yang muncul, lanjut dia, sudah dilakukan tahapan koreksi. Permasalahannya terletak pada perbedaan sistem pencatatan, dan perhitungan antara manajemen SKPD, dengan perbankan yang menjadi rekanan penyalur kredit. Antara lain Bank Jatim, dan juga PT BPR kota Pasuruan.
"Untuk mempermudah percepatan penuntasan tunggakan piutang tersebut, pemkot sudah menyiapkan tim khusus pemantauan yang akan turun ke lapangan. Mereka akan mengkaji, dan mencari strategi paling jitu agar piutang yang tertunggak di kalangan UKM bisa cepat terselesaikan," Ichwan Chairat. (jj)
Jumat, 13 November 2009
Selasa, 10 November 2009
Delapan Pejabat Pemkab Lumajang Dipanggil Kejati

KRC, Lumajang
Beberapa pejabat Pemkab Lumajang kembali dipanggil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan pasir. Jika sebelumnya pemanggilan para pejabat itu untuk pengumpulan data, kali ini mereka dipanggil dalam rangka penyidikan kasus tersebut.
Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar mengungkapkan, ada beberapa pejabat dan mantan pejabat pemkab yang dipanggil Kejati Jatim. Siapa saja yang dipanggil, dia mengaku tidak hafal. "Kalau tidak salah ada delapan orang," katanya.
Dia menegaskan tidak akan menghalang-halangi pemanggilan itu. Justru pihaknya mendukung penuh. Sebab, Kejati Jatim menangani kasus itu karena ada laporan darinya. "Yang melaporkan dugaan korupsi itu kan saya," ujarnya.
Dengan naiknya status kasus ini ke penyidikan, Masdar mengakui sudah ada calon tersangkanya. Hanya, dia mengaku tidak tahu siapa calon tersangkanya. "Siapa calon tersangkanya saya tidak tahu," akunya.
Terpisah, Kepala Bappekab Indah Amperawati mengakui, pihaknya kembali dipanggil kejati untuk kali kedua. Menurutnya, ada beberapa pejabat lain yang juga diminta datang lagi ke kejati.
Selain dirinya, sambung Indah, pejabat lain yang kembali dipanggil adalah, Kabag Hukum Hendro Agung, Kepala Inspektorat Hanifah, Kabag Ekonomi Nurul Huda, Asisten Ekonomi Pembangunan Susianto. Dua nama lagi adalah mantan pejabat pemkab Fatchurrochim (mantan kepala dispenda) dan Bambang Hidayat (mantan kepala bappekab).
Nama-nama tersebut sebelumnya sudah pernah diminta datang ke kejati untuk dimintai keterangan seputar kerja sama operasional (KSO) pasir. Diantara daftar pejabat yang dipanggil itu, hanya Susianto yang baru kali ini diundang kejati.
Sementara itu, penasihat hukum Pemkab Lumajang Anshoerul mengakui, beberapa pejabat kembali diapanggil kejati. Apakah mereka dipanggil untuk kepentingan pengumpulan data atau penyidikan, dia mengaku tidak tahu.
Anshoerul menambahkan, pihanya tidak perlu mendampingi para pejabat dan mantan pejabat pemkab yang dipanggil. Dia mengaku hanya perlu melakukan monitoring. Monitoring diperlukan untuk memastikan bahwa kasus tersebut benar-benar berjalan. "Dugaan karupsi itu kan kita yang melaporkan," tukas Anshoerul.
Di lain pihak, mantan Direktur PT Mutiara Halim (PT MH) Laksono Halim belum memenuhi undangan kejati. Kepastian tersebut disampaikan oleh Hasan Poedjono direktur PT MH sekarang. Hasan tidak menyebut alasan belum hadirnya Halim ke kejati. Hanya, dia memastikan bahwa Halim akan memenuhi undangan Kejati tersebut. "Pekan lalu ternyata tidak jadi, mungkin pekan depan," ucap Hasan. (pc)
Jumat, 06 November 2009
Dewan Dukung Pengusutan Proyek Pasir

KRC,LUMAJANG -
Pemanggilan sejumlah pejabat Pemkab Lumajang terkait dugaan korupsi pengelolaan pasir, mendapat dukungan kalangan dewan. Wakil Ketua DPRD Lumajang Misnardji menyatakan dukungannya atas langkah yang diambil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim itu.
Menurut dia, karena kasus pasir memasuki ranah penegakan hukum, dewan tidak bisa menghalang-halangi. Selain itu, dewan tidak bisa mengintervensi kasus ini. "Biarkan berjalan sesuai proses hukum yang ada," ucapnya. Apalagi, Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar mendukung langkah tersebut.
Dia menjelaskan, kasus pasir yang sudah berlarut-larut butuh kepastian hukum. Sehingga, pihak yang bersengketa tidak terombang-ambing. "Biar semuanya jelas," tukasnya.
Meskipun mendukung langkah kejati yang memanggil beberapa pejabat pemkab dan direktur PT Mutiara Halim (MH), Misnardji menyatakan, dewan belum secara khusus membahas hal ini. "Lihat nanti. Sekarang masih bahas APBD," ungkapnya.
Anggota Komisi A DPRD Lumajang Heru Laksono mengungkapkan hal senada. Hingga saat ini tidak ada pembahasan di internal komisinya yang menangani urusan pemerintahan dan hukum ini. "Belum ada pembahasan," kata anggota dewan yang berangkat dari Partai Demokrat tersebut.
Sementara itu, terkait dengan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) yang menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan PT MH juga belum mendapatkan perhatian dewan. Wakil Ketua DPRD Lumajang Achmad Jauhari sempat menyatakan, salinan putusan PT TUN tersebut akan diserahkan ke komisi C untuk dibahas. Namun, hingga saat ini belum ada langkah yang diambil komisi C.
Ketua Komisi C DPRD Lumajang Suigsan mengatakan, dewan masih sibuk dengan pembahasan RAPBD 2010. Sehingga, belum bisa membahas putusan PT TUN. "Teman-teman masih sibuk membahas rancangan APBD," kata politisi Golkar tersebut. Komisi C akan membahas putusan PT TUN tersebut usai pembahasan RAPBD 2010.
Di bagian lain, pantauan RJ, penambang pasir sama sekali tidak terpengaruh terhadap perkembangan terkini sengketa pasir tersebut. Aktivitas penambangan pasir masih berjalan seperti biasa.
Seperti yang terlihat di Kali Pancing. Para penambang masih melakukan aktivitas penambangan pasir. Turk-truk pengangkut pasir masih hilir mudik melintas di jalan raya Lumajang. (pc)
Kamis, 22 Oktober 2009
Politisi Dituding Menipu Divonis Satu Tahun Penjara

KRC, Jember
- Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Timur yang juga mantan Ketua Umum Golkar Jember, Mahmud Sardjujono divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Mahkamah Agung (MA). Vonis tersebut terkait kasus penipuan senilai Rp 200 juta terhadap seorang pengusaha asal Surabaya, Happy Indra Kelana.
Dari informasi yang dihimpun wartawan, vonis itu tertuang dalam putusan kasasi MA nomor 2784/Panmud.Pid/1321 K/PID 2008 tertanggal 18 Desember 2008 yang dikirimkan kepada ketua Pengadilan Negeri Jember. Dalam amar putusan itu, juga diperintahkan untuk menahan Mahmud yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jember periode 2004 - 2009.
Menurut Kepala Pengadilan Negeri (PN) Jember, Singgih B Prakoso SH, vonis kasasi tersebut diterima pada Senin (19/10) lalu. “Kami juga telah mengirimkan pemberitahuan dan tembusan putusan kepada terhukum, penasehat hukumnya dan pihak kejaksaan untuk ditindak lanjuti,” kata Singgih.
Dalam putusan itu, kata Singgih, Mahmud dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana penipuan senilai Rp 200 juta, terhadap Happy Indra Kelana. Mahmud dinyatakan terbukti melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan terhadap Happy Indra Kelana, sebagai calon wakil bupati yang akan mendampinginya dalam Pilkada Jember tahun 2005 lalu.
Putusan MA itu, membatalkan vonis bebas terhadap Mahmud oleh majelis hakim PN Jember, Rabu (16/04/2008) silam. Saat itu, majelis hakim yang dipimpin Iswahyu Widodo SH menyatakan, Mahmud tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan terhadap Happy Indra Kelana.
Majelis hakim membebaskan Mahmud dari seluruh dakwaan dan tuntutan jaksa, dan memulihkan nama baik para terdakwa pada kedudukan dan harkat martabatnya serta membebankan biaya perkara kepada negara. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mahfudz Efendi SH menuntut Mahmud dengan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan. Terkait vonis itu, jaksa mengajukan kasasi ke MA.
Terkait vonis itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jember Ahmad Sujayanto SH mengaku telah menerima putusan tersebut. “Ini masih dirapatkan, dan mungkin dalam waktu dekat eksekusi akan dilaksanakan,” ujar Sujayanto. Sujayanto hanya memberi gambaran, bahwa eksekusi itu akan dilaksanakan pekan depan.
Jika jaksa melaksanakan perintah MA tersebut, sangat mungkin politisi gaek Golkar itu akan masuk kembali ke Lapas kelas IIA Jember. Sebelumnya, Mahmud pernah mendekam di Lapas Jember akibat kesandung kasus dugaan penyelewengan dana operasional pimpinan DPRD Jember. Tetapi Mahmud bebas, setelah majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) mengeluarkan vonis yang membebaskan Mahmud dari segala tuduhan.
Sementara itu, pengacara Mahmud, Hadi Eko Yuchdi Y SH mengatakan jika memang benar putusan itu, pihaknya akan mengajukan penijauan kembali atau PK.
Kasus ini bermula dari laporan salah seorang pengusaha asal Surabaya, Happy Indra Kelana. Happy merasa ditipu oleh Mahmud dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2005 lalu.
Happy dan Mahmud mengaku saling kenal pada 2003 lalu. Perkenalan itu berlanjut pada perbincangan tentang pencalonan diri sebagai bupati Jember dalam Pilkada 2005. Mahmud mengatakan bahwa dirinya mendapatkan dukungan dari partai Golkar dan PKB. Dan jika ingin menjadi pasangannya dalam Pilkada Jember, Happy harus menyetorkan sejumlah uang. Happy lantas menyetorkan uang sebesar Rp 200 juta kepada Mahmud.
Pada awalnya disepakati bahwa Happy akan menyetorkan uang sebanyak Rp 3,5 miliar. Beberapa bulan menjelang Pilkada Happy menyetorkan uang sebesar Rp 200 juta. Uang itu ditransfer sebanyak tiga kali ke rekening Mahmud, yang pertama sebesar Rp 75 juta, kedua Rp 75 juta dan ketiga Rp 50 juta. Uang itu disetorkan untuk biaya pencalonan diri Happy sebagai calon wakil bupati melalui partai Golkar Jember. Partai Golkar Jember dalam Pilkada lalu mengusung Mahmud sebagai calon bupati.
Meski telah menyetorkan sejumlah uang ke rekening Mahmud, rupanya Happy tidak terpilih sebagai pasangan Mahmud. Partai Golkar Jember malah memasang Haryanto (Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Pemkab Jember,red) sebagai pasangan Mahmud. Merasa ditipu, Happy melaporkan hal itu ke Mapolda Jatim dan akhirnya disidangkan di kantor PN Jember. (mr)
Baru PLH Sudah Dilaporkan Warga ke Dewan

KRC, Pasuruan
Kecamatan Wonorejo mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan di Raci, Bangil, kemarin (20/10). Mereka mengeluhkan kepemimpinan pelaksana harian (Plh) Desa Rebono, Dofir yang dianggap bertindak melampaui kewenangannya.
"Setelah ada Plh, tatanan desa menjadi amburadul," ujar Kosim, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Warga juga meminta perhatian dewan. Karena rencananya, hari ini akan digelar musyawarah desa untuk menentukan penangung jawab (Pj) desa. Musyawarah itu akan difasilitasi Camat Wonorejo, Hariadi.
Kemarin, sekitar 12 warga Rebono ditemui anggota Komisi A, Mujibuddaawat. Mereka didampingi tokoh masyarakat setempat Kosim, Sekdes Hamzah dan salah satu elemen LSM, Udik Suharto.
Selama bertemu Mujibuddaawat, warga mengeluhkan beberapa perilaku Plh. Salah satu pengurus PNPM Mandiri, Sumaidah misalnya, melaporkan proposal warga masyarakat sebesar Rp 110 juta.
"Saat proposal diajukan, kami dilibatkan. Tapi, pas mau pencairan, kami tidak diajak," terangnya.
Warga juga melaporkan bahwa Plh melampaui kewenangannya. Misalnya, Plh dinilai warga mengurus transaksi jual beli tanah. Selain itu, juga mengurus surat nikah dan mengeluarkan surat keterangan tidak mampu.
"Sebagai anggota, laporan dan keluhan masyarakat ini masih sebatas kami terima. Nanti akan kami laporkan ke ketua komisi dan pimpinan untuk mengambil sikap selanjutnya," cetus Mujibuddaawat.
Desa Rebono sendiri saat ini tidak dipimpin kepala desanya, Pantes Sutrisno. Sebab, dia divonis majelis hakim 1 tahun penjara. Juga diperintahkan majelis untuk mengembalikan uang senilai Rp 50 juta subsider 2 bulan.
Pantes terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi uang BLT (Bantuan Langsung Tunai) terhadap 25 warganya. Putusan majelis dibacakan pada 15 September lalu dan sudah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Camat Wonorejo, Hariadi mencoba menjelaskan. Menurutnya, keberadaan Plh merupakan usulan BPD dengan perangkat desa. Keberadaannya dibutuhkan untuk mengatur administrasi di desa, karena kepala desanya tertimpa masalah.
"Saya kira ini perlu perhatian warga. Plh ini dibutuhkan oleh warga untuk administrasi yang diperlukan. Dan usulan saya kemudian dirundingkan BPD serta perangkat desa menunjuk Pak Dofir. Karena ia yang dituakan," terang Camat.
Soal acara hari ini lanjut Hariadi, sifatnya hanya musyawarah saja untuk menentukan PJ. PJ ini bisa ditunjuk dari kalangan warga sendiri, bisa juga dari petugas kecamatan. "Dan hasil ini akan kami laporkan ke Bapak Bupati," ujarnya. (amr)
Kamis, 18 Desember 2008
Simposium Mal Nutrisi Di Laksanakan di Hotel Agro
KRC, Kesehatan
Cukup banyak masyarakat yang mengalami kelainan serta mal Nutrisi, mendorong Fakultas Kedokteran Unibraw (FKUB) untuk mengadakan symposium Nasional , yang akan direncanakan pada 20 s/d 22 Desember 2008 di Hotel Agro Wisata Kota Batu, dibuka secara umum dan diikuti oleh anggota Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI).
Dr. dr.Retty Ratnawati Ketua Panitian dari FKUB , bahwa persoalan salah Nutrisi ditanah air sudah cukup berat, khususnya pada dua masalah, yakni Over Nutrisin ( kegemukan) atau Under Nutrisi ( kurang gizi), sehingga menjadi persoalan serius terhadap bangsa ini. Sejumlah nara sumber yang akan di undang diantaranya Prof. Achmad Suryana ( Head of food Security Bureau, Ministry Of Agriculture Indonesia ), Prof. Ali Khomsan ( Departemen Of Community Nutrition, IPB), Prof. Bintoro, Departen Of Anatomi, Phsiology, Unhas Makasar, Johannis W.D. Tharik,ST,MT (Poliytecnique Tecnology Kupang, NTT),Dr.dr.Sri Adiningsih, Mph (public healt Dept Unair Surabaya), Prof. Sutima Bambang SWumitro, DSC ( Departemen Of Biology Unibraw), Prof. Rasjad Indra , MS Dept Of Phyisiology Unibraw, Prof. rahmatina B. Herman dept of physiology Andalas. (eas)
Khitanan Massal HUT ke 18 RS Husada Bunda
KRC, Kesehatan
Puluhan anak ikuti khitanan massal di rumah Sakit Husada Bunda Jl. Pahlawan Trip, khitanan masal dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 18 Rumah sakit Husada Bunda yang ke 18, selain itu juga dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke 44.” Bakti Masyarakat ini dalam Rangka HUT RS Husada Bunda bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unibraw “ tandas dr. Isti Mintorowati Ketua Panitia pada Koran Rakyat Cybermedia belum lama ini.
Dijelaskan berkaitan Ultah RS Husada Bunda, awalnya 20 peserta yang terdaftar untuk di khitan, namun hanya 16 anak bersama orang tuanya yang hadir, selain itu juga ada kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI Cabang Kota Malang serta kegiatan Jalan Sehat yang diikuti seluruh perawat dan karyawan RS Rumah sakit ibu dan Anak Husada Bunda. “ Dalam hal pelayanan, Husada bunda telah memiliki tambahan fasilitas untuk
Jumat, 12 Desember 2008
Gusnul Soal Pemain Cenderung Nyantai, Belum Ada rekom Seleksi

KRC Sport,MALANG -
Di antara enam pemain seleksi Arema, gelandang asal Rumania Leo Chitescu dan sayap kiri Didi Paroy disebut-sebut paling berpeluang dikontrak. Keduanya dinilai punya skill di atas pemain seleksi lainnya.
Meski begitu, pelatih Arema Gusnul Yakin tidak mau terburu-buru memberikan rekomendasi terhadap keduanya. Desakan berbagai pihak seperti agen agar secepatnya menjatuhkan keputusan kontrak tidak digubris mantan arsitek Persibo Bojonegoro itu. "Banyak suara yang meminta saya segera memberikan rekomendasi kontrak kepada manajemen. Tetapi, saya tidak mau tergesa-gesa," tandas dia usai latihan kemarin pagi di Stadion Gajayana.
Gusnul tidak mau terburu-buru lantaran tidak mau menanggung risiko di kemudian hari. Ia memilih terus memantau kemampuan pemain seleksi sampai dia yakin bahwa si pemain itu benar-benar bagus dan layak dikontrak. "Kalau cepat-cepat (memberi rekomendasi), nanti kalau pemainnya jelek, saya disalahkan," ucap pelatih yang tinggal di perumahan Sawojajar ini.
Lantas, sampai kapan ada keputusan kontrak? Gusnul mengatakan, melakukan seleksi harus benar-benar selektif. Dengan demikian, Arema bisa mendapatkan pemain yang benar-benar berkualitas. "Kalau pemain nggak betah ikut seleksi lama, ya nggak masalah karena itu memang konsekuensi ikut seleksi di Arema," ucapnya.
Memberikan kesempatan yang lama kepada pemain seleksi bukan pengalaman baru bagi Gusnul. Ketika menukangi Persibo, dia kerap tidak segera mengajukan rekomendasi kontrak untuk pemain seleksi. Bahkan, pernah pemain mengikuti seleksi di Persibo hampir satu bulan. Namun, di balik itu, Gusnul mendapatkan pemain yang bagus. Pengalaman di Bojonegoro itu sekarang dipraktikkan di Arema. "Saya sengaja memberikan cara seleksi seperti ini. Loyalitas pemain bisa diketahui dengan seleksi yang cukup panjang," ucap mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.
Saat ini di deretan pemain lokal, selain Didi Paroy, yang ikut mengadu nasib di Arema adalah Heri Kambuaya (mantan pemain Persiram Raja Ampat Papua), Erol Simona Pende (mantan pemain tim PON Papau Barat), dan Bambang Tri Sanjaya (mantan pemain PSMS Medan). Untuk pemain asing, di samping Leo Chitescu yang pernah membela PSM Makassar dan Persib Bandung, Moses Nyeman dari Liberia juga ikut seleksi. (yy)
Jumat, 08 Februari 2008
Gonjang Ganjing Sepakbola Tanah Air

KRC,JAKARTA,
Menpora Adhiyaksa, meminta agar pertandingan Liga Jarum dipindahkan ke daerah, bila tidak bisa menjaga stablitas keamanan. Sementara " Saya akan panggil pengurus PSSI dan Panitia, untuk menghentikan pertandingan di Senayan bila, pertandingan sepakbola terus rusuh, tandas Menpora pada wartawan di Jakarta.
Sementara Polda Metro Jaya akhirnya melarang pertandingan final Liga Djarum Indonesia antara PSMS Medan melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang sudah dijadwalkan berlangsung Sabtu (9/2)Larangan ini buntut kematian seorang suporter Persija Jakarta saat pertandingan semifinal hari Rabu (6/2) lalu. "Pertandingan bukan dibubarkan, tapi tidak boleh diadakan di Jakarta karena melihat perkembangan yang terjadi dan dilihat dari berbagai aspek, banyaknya suporter yang brutal yang membawa senjata tajam," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) I Ketut Yoga Ana di Jakarta, Jumat (8/2).Dia menjelaskan, kebrutalan suporter sudah melewati batas toleransi, apalagi saat pertandingan semifinal kemarin banyak yang membawa senjata tajam. "Kalau seperti ini kita berat memberikan izin untuk pertandingan besok," tambahnya.Mengenai kapan dan dimana pertandingan final akan dipindahkan, Yoga Ana mengemukakan, itu adalah urusan PSSI. Demikian halnya dengan tiket pertandingan yang sudah terlanjur dibeli, semuanya urusan PSSI. "Itu urusan PSSI," ungkapnya.(don)
Rabu, 23 Januari 2008
Pakai Baju Santri Suporter Aremania Dukung Arema ke Sidoarjo

< 
KRC, Malang

KRC, Malang
Delapan Ribu Aremania hari ini menyerbu Sidoarjo untuk mendukung Arema saat berlaga melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (23/1). "Kami datang tak membawa atribut Arema sesuai larangan PSSI," kata Haji Slamet Karim, Aremania Korwil Tongan, Rabu (23/1).Menurut Haji Slamet, Aremania akan mendatangi Stadion Gelora Delta dengan mengenakan sarung, baju takwa, baju batik dan pakaian khas Bali. Pemakaian baju takwa dan batik ini sebagai simbol bahwa Aremania bisa tertib dan santun. "Selama pertandingan dijalankan sesuai dengan aturan, Aremania tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang merusak," ujarnya.Berdasarkan pantauan Tempo, ribuan Aremania ke Sidoarjo menaiki bus, kereta api dan mobil pribadi. Sekitar 2.000 Aremania telah berangkat dengan menggunakan Kereta Api Tumapel dari Stasiun Kota Baru Malang. Mereka terlihat memakai baju koko, baju batik, dan pakaian khas Bali. "Aremania muslim pakai baju koko. Aremania Nasrani pakai batikdan yang Hindu pakai baju khas Bali," kata Nanang, Aremania dari Polehan.Di Posko Tim Advokasi dan Perjuangan Aremania se-Malang Raya di depan Stasiun Kota Baru diberangkatkan sekitar 25 bus Aremania dan puluhan kendaraan pribadi. Mereka berangkat secara rombongan. Setiap anggota rombongan dilengkapi dengan ID Card.Selain secara rombongan, diperkirakan banyak Aremania yang akan datang dalam kelompok-kelompok kecil maupun individu. Mereka akan berangkat menggunakan kendaraan umum dan kendaraan pribadi. (rd)
Senin, 21 Januari 2008
Petenis Roger Kalahkan Cheka


.
KRC, MELBOURNE–
KRC, MELBOURNE–
Petenis putra peringkat satu dunia Roger Federer melaju ke perempat final turnamen Australia Terbuka. Petenis Swiss itu mengalahkan pemain Cheka, Tomas Berdych, dengan skor 6-4, 7-6, 6-3, Senin (21/1). Meskipun berhasil memenangi pertandingan tiga set langsung, Federer merasa kesulitan menggulingkan petenis nomor 13 dunia itu.
Petenis yang sedang membidik gelar grand slam ke-13 dan hat-trick di Australia Terbuka itu berhasil menyelamatkan dua kali set point pada set kedua. “Jujur saja, dia (Berdych) bermain lebih bagus pada set kedua,” kata Federer. “Dia memimpin lebih dulu, dan bermain bagus dengan mematahkan servis. Pada akhirnya, mungkin dia memilih pukulan yang salah. Sayang sekali bagi dia, tapi bagus bagi saya sehingga dapat menang straight set.”
Di set pertama, Federer menang cukup mudah. Namun, di set kedua, ia tertinggal 3-0 sebelum akhirnya memaksakan tiebreak. Berdych bahkan sudah unggul 5-2 saat tiebreak, tapi terkejar menjadi 6-5 akibat bola darinya menyangkut net. Sebuah pukulan darinya terlalu ke belakang dan kedudukan menjadi memberikan poin penting 7-6. Federer akhirnya menutup set kedua ini dengan poin 9-7. Set ketiga tidak lagi menjadi tantangan berarti bagi Federer. Ia pun menyudahi pertandingan dalam waktu hampir dua jam.
Federer mengaku begadang hingga larut malam untuk melihat siapa pemenang antara Lleyton Hewitt dan Marcos Baghdatis di putaran ketiga, yang belum selesai hingga pukul 04.33 dini hari (atau pukul 00.33 WIB). Ia mengaku, salah satu faktor kemenangannya adalah karena pendukungnya yang nggak ada matinya. Di perempat final, Federer akan menghadapi peringkat ke-12 dunia asal Amerika, James Blake.(jj)
Petenis yang sedang membidik gelar grand slam ke-13 dan hat-trick di Australia Terbuka itu berhasil menyelamatkan dua kali set point pada set kedua. “Jujur saja, dia (Berdych) bermain lebih bagus pada set kedua,” kata Federer. “Dia memimpin lebih dulu, dan bermain bagus dengan mematahkan servis. Pada akhirnya, mungkin dia memilih pukulan yang salah. Sayang sekali bagi dia, tapi bagus bagi saya sehingga dapat menang straight set.”
Di set pertama, Federer menang cukup mudah. Namun, di set kedua, ia tertinggal 3-0 sebelum akhirnya memaksakan tiebreak. Berdych bahkan sudah unggul 5-2 saat tiebreak, tapi terkejar menjadi 6-5 akibat bola darinya menyangkut net. Sebuah pukulan darinya terlalu ke belakang dan kedudukan menjadi memberikan poin penting 7-6. Federer akhirnya menutup set kedua ini dengan poin 9-7. Set ketiga tidak lagi menjadi tantangan berarti bagi Federer. Ia pun menyudahi pertandingan dalam waktu hampir dua jam.
Federer mengaku begadang hingga larut malam untuk melihat siapa pemenang antara Lleyton Hewitt dan Marcos Baghdatis di putaran ketiga, yang belum selesai hingga pukul 04.33 dini hari (atau pukul 00.33 WIB). Ia mengaku, salah satu faktor kemenangannya adalah karena pendukungnya yang nggak ada matinya. Di perempat final, Federer akan menghadapi peringkat ke-12 dunia asal Amerika, James Blake.(jj)
Rabu, 16 Januari 2008
Suporter Ngamuk laga Persiwa Vs Arema Terhenti


KRC, Kediri
- Duel Arema Malang versus Persiwa Wamena terpaksa dihentikan pada menit ke-71, saat skor 2-1 untuk Persiwa. Pasalnya, beberapa suporter yang menggunakan atribut Arema masuk lapangan dan memukul wasit.
Tak berhenti di situ. Penonton yang tak puas karena pertandingan terhenti sementara, melakukan aksi pembakaran terhadap iklan-iklan di pinggir lapangan dan juga jaring gawang sehingga Stadion Brawijaya yang merupakan markas Persik Kediri itu dipenuhi asap hitam.
Dalam laga babak delapan besar Kompetisi PSSI Divisi Utama Liga Indonesia (Ligina) XIII/2008, Arema mendominasi pertandingan. Mereka sempat lebih mencetak gol lewat Patricio Morales, tapi wasit menganulirnya karena striker tersebut dinilai lebih dulu melakukan pelanggaran hand-ball.
Setelah itu, justru Persiwa yang unggul lewat gol sundulan Mariano Oscar. Tertinggal, Arema berusaha bangkit dan terus melancarkan tekanan.
Menjelang babak pertama usai, Morales kembali mengoyak jala Persiwa. Tapi, hakim garis mengangkat bendera tanda Morales tertangkap offside.
Ini memantik kemarahan pendukung Arema. Tiba-tiba saja ada seorang penonton masuk ke dalam lapangan dan menonjok tengkuk hakim garis satu yang langsung terjatuh dan terpaksa ditandu ke luar lapangan.
Di babak kedua, kedua tim tetap menampilkan permainan indah. Arema kembali mencetak gol lewat Mbamba, tapi lagi-lagi dianulir.
Setelah itu, giliran Persiwa yang menggandakan keunggulan. Sundulan Rumaropen tak kuasa dihalau kiper Hendro Kartiko.
Tapi keunggulan 2-0 tak bertahan lama. Hanya semenit berselang, sontekan Mbamba menyambut umpan silang dari sayap kiri menjegol gawang Persiwa.
Gol tersebut memantik semangat para pemain "Singo Edan" yang tak pernah lelah melancarkan serangan. Pada menit ke-71, sebuah umpan silang dari sayap kiri membentur mistar gawang.
Tapi hakim garis menilai bola lebih dulu meninggalkan lapangan sehingga dia mengangkat bendera. Ini membuat suporter Arema marah dan melempar wasit tersebut yang akhirnya jatuh.
Inilah awal kerusuhan. Pasalnya, setelah itu beberapa orang suporter berlari ke tengah lapangan untuk memukul beberapa pemain Persiwa dan wasit yang kemudian meluas hingga terjadi aksi pembakaran. (adb/jj)
Tak berhenti di situ. Penonton yang tak puas karena pertandingan terhenti sementara, melakukan aksi pembakaran terhadap iklan-iklan di pinggir lapangan dan juga jaring gawang sehingga Stadion Brawijaya yang merupakan markas Persik Kediri itu dipenuhi asap hitam.
Dalam laga babak delapan besar Kompetisi PSSI Divisi Utama Liga Indonesia (Ligina) XIII/2008, Arema mendominasi pertandingan. Mereka sempat lebih mencetak gol lewat Patricio Morales, tapi wasit menganulirnya karena striker tersebut dinilai lebih dulu melakukan pelanggaran hand-ball.
Setelah itu, justru Persiwa yang unggul lewat gol sundulan Mariano Oscar. Tertinggal, Arema berusaha bangkit dan terus melancarkan tekanan.
Menjelang babak pertama usai, Morales kembali mengoyak jala Persiwa. Tapi, hakim garis mengangkat bendera tanda Morales tertangkap offside.
Ini memantik kemarahan pendukung Arema. Tiba-tiba saja ada seorang penonton masuk ke dalam lapangan dan menonjok tengkuk hakim garis satu yang langsung terjatuh dan terpaksa ditandu ke luar lapangan.
Di babak kedua, kedua tim tetap menampilkan permainan indah. Arema kembali mencetak gol lewat Mbamba, tapi lagi-lagi dianulir.
Setelah itu, giliran Persiwa yang menggandakan keunggulan. Sundulan Rumaropen tak kuasa dihalau kiper Hendro Kartiko.
Tapi keunggulan 2-0 tak bertahan lama. Hanya semenit berselang, sontekan Mbamba menyambut umpan silang dari sayap kiri menjegol gawang Persiwa.
Gol tersebut memantik semangat para pemain "Singo Edan" yang tak pernah lelah melancarkan serangan. Pada menit ke-71, sebuah umpan silang dari sayap kiri membentur mistar gawang.
Tapi hakim garis menilai bola lebih dulu meninggalkan lapangan sehingga dia mengangkat bendera. Ini membuat suporter Arema marah dan melempar wasit tersebut yang akhirnya jatuh.
Inilah awal kerusuhan. Pasalnya, setelah itu beberapa orang suporter berlari ke tengah lapangan untuk memukul beberapa pemain Persiwa dan wasit yang kemudian meluas hingga terjadi aksi pembakaran. (adb/jj)
Selasa, 15 Januari 2008
Senin, 14 Januari 2008
Bendol Pelatih Timnas


.
KRC,Jakarta
KRC,Jakarta
- Mantan pelatih Persita Tangerang, Benny Dollo, ditetapkan sebagai pelatih tim nasional (timnas) sepakbola senior, menggantikan Ivan Kolev yang dipecat beberapa waktu lalu. Bendol, demikian panggilan akrab pelatih bertubuh subur itu, diikat kontrak selama dua tahun dengan bayaran sekitar Rp 50 juta per bulan.
Hal itu diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Sukasah, didampingi Wakil Ketua BTN Hamka B Kady, dan Manajer Teknik Iswadi Idris dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (14/1). Terpilihnya Bendol menjabat arsitek tim Merah Putih itu berarti menyingkirkan satu kandidat lainnya, Pelatih Rahmad Darmawan, yang baru saja juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC.
Selama 2 tahun menangani timnas, Bendol ditargetkan juara pada turnamen antarnegara ASEAN (Piala AFF) 2008, Desember mendatang, di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand. Selain itu, ia juga ditargetkan meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar, yang babak kualifikasi turnamen itu dimulai tahun 2009.
Rahim mengatakan, salah satu pertimbangan dipilihnya Bendol adalah karena yang bersangkutan tidak dalam posisi terikat kontrak dengan klub. Sementara Rahmad saat ini masih terikat kontrak di Sriwijaya FC, yang akan berakhir November 2008. (jk)
Hal itu diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Sukasah, didampingi Wakil Ketua BTN Hamka B Kady, dan Manajer Teknik Iswadi Idris dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (14/1). Terpilihnya Bendol menjabat arsitek tim Merah Putih itu berarti menyingkirkan satu kandidat lainnya, Pelatih Rahmad Darmawan, yang baru saja juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC.
Selama 2 tahun menangani timnas, Bendol ditargetkan juara pada turnamen antarnegara ASEAN (Piala AFF) 2008, Desember mendatang, di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand. Selain itu, ia juga ditargetkan meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar, yang babak kualifikasi turnamen itu dimulai tahun 2009.
Rahim mengatakan, salah satu pertimbangan dipilihnya Bendol adalah karena yang bersangkutan tidak dalam posisi terikat kontrak dengan klub. Sementara Rahmad saat ini masih terikat kontrak di Sriwijaya FC, yang akan berakhir November 2008. (jk)
Deltras Takut Pemain Disuap



KRC,SIDOARJO
- Manajemen Deltras Sidoarjo mencurigai sejumlah pemainnya akan bersepakat dengan klub lain selama babak delapan besar Kompetisi PSSI Divisi Utama Liga Indonesia (Ligina) XIII/2007. Manajer Deltras, Saiful Ilah, usai mendampingi latihan anak-anak asuhannya di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (14/1) tanpa diduga memperingatkan seluruh pemain akan kemungkinan tersebut dan menginginkan jalur komunikasi yang dimiliki diputus.
"Saya minta agar semua handphone yang dimiliki nantinya dikumpulkan, supaya para pemain tidak bisa saling menelepon dengan manajer klub lain atau pengurus klub lain. Tetapi soal handphone sendiri masih tergantung pelatih," kata Saiful.
Selain ditujukan agar konsentrasi pemain tidak terganggu, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan penyuapan terhadap pemain yang ditengarai bakal terjadi.
Tanpa dinyana, ia menunjuk sosok striker asal Brasil Hilton Moreira dan gelandang asal Argentina Jose Sebastian Vasquez agar tidak berbuat hal yang bisa merugikan kepentingan Deltras.
"Seperti kamu Hilton, saya dengar isu dari beberapa teman kamu soal hal itu. Saya harap itu tidak benar," kata Saiful kepada Hilton yang hanya bisa tersenyum getir.
Pada pertemuan tersebut, Saiful juga menyoroti soal pengeluaran Deltras selama babak delapan besar yang akan diawasi dengan ketat.
"Pokoknya kalau selama ini boros untuk kalah, sekarang ngirit untuk menang," katanya.
Pada kesempatan itu Jaya Hartono mengatakan bahwa dirinya akan melihat terlebih dahulu perkembangan di lapangan, terkait permintaan manajemen untuk memutus jalur komunikasi pemain.
"Yang jelas saya akan mengawasi pemain dengan ketat. Jam sembilan malam harus sudah ada di kamar masing-masing. Saya akan awasi betul saat-sata yang sensitif (untuk terjadinya kemungkinan penyuapan) itu," papar Jaya.
Adapun kiper Deltras Sumardi, menyatakan kebijakan untuk mengamankan handphone pemain dinilai tidak perlu.
"Itu terserah pemainnya kalau mereka mau disuap, nanti kan urusannya pada polisi dan yang lainnya. Kalau handphone diambil, kan bisa dengan mudah beli lagi," papar Sumardi yang mantan kiper nasional itu.
Di babak delapan besar, Deltras berada di grup maut. The Lobster tergabung dengan Persipura Jayappura, Persija Jakarta, dan Persik Kediri, di mana mereka akan berlaga di Stadion Manahan, Solo, mulai Kamis (17/1) mendatang. (jj)
"Saya minta agar semua handphone yang dimiliki nantinya dikumpulkan, supaya para pemain tidak bisa saling menelepon dengan manajer klub lain atau pengurus klub lain. Tetapi soal handphone sendiri masih tergantung pelatih," kata Saiful.
Selain ditujukan agar konsentrasi pemain tidak terganggu, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan penyuapan terhadap pemain yang ditengarai bakal terjadi.
Tanpa dinyana, ia menunjuk sosok striker asal Brasil Hilton Moreira dan gelandang asal Argentina Jose Sebastian Vasquez agar tidak berbuat hal yang bisa merugikan kepentingan Deltras.
"Seperti kamu Hilton, saya dengar isu dari beberapa teman kamu soal hal itu. Saya harap itu tidak benar," kata Saiful kepada Hilton yang hanya bisa tersenyum getir.
Pada pertemuan tersebut, Saiful juga menyoroti soal pengeluaran Deltras selama babak delapan besar yang akan diawasi dengan ketat.
"Pokoknya kalau selama ini boros untuk kalah, sekarang ngirit untuk menang," katanya.
Pada kesempatan itu Jaya Hartono mengatakan bahwa dirinya akan melihat terlebih dahulu perkembangan di lapangan, terkait permintaan manajemen untuk memutus jalur komunikasi pemain.
"Yang jelas saya akan mengawasi pemain dengan ketat. Jam sembilan malam harus sudah ada di kamar masing-masing. Saya akan awasi betul saat-sata yang sensitif (untuk terjadinya kemungkinan penyuapan) itu," papar Jaya.
Adapun kiper Deltras Sumardi, menyatakan kebijakan untuk mengamankan handphone pemain dinilai tidak perlu.
"Itu terserah pemainnya kalau mereka mau disuap, nanti kan urusannya pada polisi dan yang lainnya. Kalau handphone diambil, kan bisa dengan mudah beli lagi," papar Sumardi yang mantan kiper nasional itu.
Di babak delapan besar, Deltras berada di grup maut. The Lobster tergabung dengan Persipura Jayappura, Persija Jakarta, dan Persik Kediri, di mana mereka akan berlaga di Stadion Manahan, Solo, mulai Kamis (17/1) mendatang. (jj)
Jerman Mulai Jual Tiket Euro

.
KRC,FRANKFURT,
-Federasi sepakbola Jerman (DFB) akan menjual 14.400 tiket pertandingan negara tersebut di babak kualifikasi grup Euro 2008.
Tiket akan mulai dijual Selasa (15/1) hingga 12 Februari mendatang. DFB akan menjual 70 persen dari jumlah karcis ke publik dan sisanya akan diberikan kepada para ketua federasi, klub, sponsor dan para pemain.
Sebanyak 5.722 tiket dijual dengan harga 45 euro 966 dolar AS untuk pertandingan menghadapi Polandia dan Ukraina pada 8 Juni dan 12 Juni di Klagenfurt dan 10.321 tiket untuk pertandingan menghadapi Austria di Vienna pada 16 Juni.
Terbatasnya kapasitas stadion yang digunakan tim Jerman telah menimbulkan kecaman dari media negara itu. Bild menyebut para pendukung Jerman yang tidak memperoleh tiket akan mencarinya di pasar gelap yang akan melonjak hingga 850 euro.
"Ini akan menimbulkan pertanyaan, apakah sekarang sepakbola hanya akan dinikmati oleh kaum kaya?’
Euro 2008 akan berlangsung di dua negara, Swiss dan Austria, antara 7 hingga 29 Juni 2008.(don)
Sensasi Pato Dalam Debut Sansiro

KRC,MILAN
Sudah tiga bulan suporter AC Milan, bahkan seluruh insan sepak bola Italia dan dunia, menanti penampilan Alexandre Pato. Besarnya rasa penasaran membuat setiap orang ingin menyaksikan seberapa hebat pemain 18 tahun itu. Dan, Senin (14/1) dini hari di Stadion San Siro (Giuseppe Meazza), saat Milan menjamu Napoli, dia menjawab dengan penampilan sensasional.
Debut Pato bersama Milan sekaligus menjawab rasa penasaran jutaan insan. Pemain Brasil ini memang sudah dibeli Milan dari Internacional sejak September tahun lalu. Tapi, dia baru bisa membela I Rossoneri mulai Januari ini.
Ternyata, penampilannya tak mengecewakan. Dia bahkan menghidupkan permainan Milan. Dipasang bersama Ronaldo dan Kaka, ketiga pemain asal Brasil itu pun disebut Trio della Meraviglie. Trio yang menjadi senjata baru bagi Milan, sekaligus menjadi faktor penentu kemenangan 5-2 atas Napoli.
Pato ikut membidani gol pertama yang dicetak Ronaldo. Dia membuktikan sebagai striker dinamis dan sangat berbahaya. Dipasang sebagai starter, dia terus bermain stabil sampai pertandingan usai. Setiap kali memegang bola, penonton selalu bertepuk tangan atau meneriakkan namanya.
Ya, bintang baru telah lahir di San Siro. Dan, debutnya kemarin mengantarkan kemenangan Milan 5-2. Pato juga menghiasi gol dalam debutnya pada menit ke-74. Itu gol yang cukup indah, hingga namanya makin mengudara.
Dia menerima bola umpan panjang dari Favalli. Tanpa kesulitan, dia menerimanya. Setelah mengelabuhi lawan, dia melesakkan bola ke gawang dengan kaki kanannya.
Sempurna sudah Trio della Meraviglie. Ronaldo mencetak dua gol pada menit ke-15 dan 46. Dua gol lagi disumbang Clarence Seedorf di menit ke-31 dan Kaka menit ke-68.
"Bermain bersama Ronaldo adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Dia selalu menjadi pahlawanku sejak aku kecil. Dia juga masih seorang yang fenomenal. Aku juga bahagia bisa mencetak gol dalam debut. Gol itu aku dedikasikan kepada keluarga dan pacarku," kata Pato.
Sebelum datang ke Italia, Presiden Milan Silvio Berlusconi sempat sesumbar, Pato bisa mencetak 30 gol dalam setengah musim terakhir. Sebab, dia punya kemampuan besar untuk mencetak gol.
Dikonfirmasi hal itu, Pato tersenyum. "Berapa gol yang bisa aku cetak? Aku akan tidur dulu setelah itu akan ceritakan kepada Anda," jawabnya kepada wartawan.
Sukses Pato di debutnya memuaskan banyak pihak. Tak ketinggalan sang pelatih Carlo Ancelotti. Menurutnya, dia menjadi yakin untuk terus menggunakan formasi lini depannya seperti saat lawan Napoli. Artinya, Trio della Meraviglie akan dipertahankan.
"Mungkin terkesan berisiko. Tapi, kami harus mencobanya untuk menjalani kompetisi seketat Serie-A. Sistem permainan ini belum pernah kami miliki sebelumnya. Dengan hasil ini, kami tak perlu ragu untuk meneruskannya. Para pemain membuktikan mampu mengombinasi kecerdasan mereka di lapangan," kata Ancelotti.
Tentang Pato, dia menyatakan rasa puasnya. "Pato punya kecepatan, gerakan yang baik, mampu mengubah arah, juga punya tendangan yang akurat. Kini, kami tinggal memolesnya dan memberi banyak kesempatan dalam permainan," ujarnya.
Tentang kehadiran kembali Ronaldo, dia juga merasa lega. Apalagi, dia tampil mengesankan. "Ronaldo baru mulai berlatih pada 2 Januari, tapi langsung on fire. Saya bahagia dia telah kembali, setelah menderita di awal musim karena cedera," jelasnya. (CH4/HPR/don)
Rabu, 02 Januari 2008
KOran Rakyat Cybermedia Welcome Tahun 2008
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)